Langsung ke konten utama

Postingan

PSSI - FUTURE OF INDONESIAN SOCCER IN HAND

Lagi...lagi...lagi...lagi...lagi... Makna kalimat di atas bila digunakan untuk ubah perilaku...akan terlihat hasilnya Diulang...diulang...dan diulang... Akhirnya menjadi kebiasaan Namun bila terjadi kekeliruan berulang, pasti melelahkan... Butuh waktu, pikiran, tenaga, dan dana yang tidak sedikit Itulah yang terjadi di PSSI saat ini Peringkat Indonesia di kancah internasional semakin terpuruk ( http://www.bolanews.com/read/sepakbola/indonesia/16931-Peringkat-Kembali-Melorot-PSSI-Anggap-Kurang-Laga.html ) Melorot ke posisi 170 Di pertandingan terakhir melawan Brunei, memang menang 5 - 0 Namun tidak berpengaruh banyak terhadap penambahan nilai PSSI FIFA tidak mencatat pertandingan tersebut sebab tak semua ofisial pertandingan berlisensi  Dampaknya, Indonesia harus mengejar ketertinggalan nilai Antara lain memperbanyak pertandingan internasional berlisensi FIFA Ikuti kejuaraan - kejuaraan internasional dan harus raih peringkat terbaik Pembinaan sepakbola nasional...

PSSI - FUTURE LEAGUE

Dalam keriuhan pemilihan gubernur ibukota negara, hari ini diselenggarakan Rapat Kedua Joint Commission (JC) antara PSSI dan KPSI di Kuala Lumpur. Agenda yang dibahas direncanakan mengenai langkah pembentukan liga bersama. Ada yang menyebutnya sebagai "Liga Merah-Putih". Terlepas apapun namanya, kedua pihak (PSSI - KPSI) harus saling memikirkan tentang masa depan sepakbola Indonesia.  Janganlah ego mereka menyeret persepakbolaan Indonesia semakin terpuruk.  Sebagai informasi, sejak gonjang - ganjing kepemimpinan PSSI tahun 2011, peringkat PSSI tidak mengalami peningkatan, bahkan sebaliknya.  Sejak Januari 2012 (saat itu peringkat Indonesia: 142) hingga September 2012 telah melorot 26 tingkat....(mudah - mudahan tidak berlanjut)  http://www.fifa.com/associations/association=idn/ranking/gender=m/index.html   Indonesia di bawah peringkat negara Vanuatu (167)...nama negaranya aja baru didengar....#garuk-garuk kepala. Ayolah, para pihak...

EUROFORIA

Bola emang ga ada matinya Olahraga yang digemari oleh sebagian besar penduduk dunia Euro 2012 perhelatan terbesar Eropa di sepakbola Walaupun Eropa masih dililit krisis, masyarakatnya "sedikit" melupakan krisis Bahkan alm. Manolo Preciado (pelatih baru Villareal) berharap Spanyol juara Eropa Guna "mendinginkan" hawa krisis ekonomi Eropa Indonesia kena "getahnya" juga Sisi positifnya orang akan melupakan sejenak problema hidup Untuk yah....sekedar menikmati hebohnya sepakbola Eropa Lima hari sudah dilalui di Euro 2012 Prediksi para komentator di TV (bahkan bukan komentator pun komen...seperti diriku) Memperkirakan siapa - siapa juara Euro 2012 Aku menjagokan Inggris & Jerman Inggris tertatih... Walaupun dikenal sebagai gudangnya pemain terbaik dunia di Liga terbaik dunia pula Inggris masih masih diperkuat pemain lawas (yang mulai susah bernapas...) Pemain muda Inggris belum mumpuni hadapi pemain Eropa lainny...

FINALLY IN SURABAYA

Memutuskan untuk meninggalkan Jakarta dan pindah ke Surabaya bukan hal yang mudah. Hal ini harus dilakukan demi keluarga (anak, istri, orang tua). Tidak sedikit yang mempertanyakan... "Gila lu, sudah kerja di perusahaan besar, kok malah resign" "Apa yang lu cari?" "Sabar sebentar, jangan buru - buru resign" "Emang ada masalah apa?" Pilihan yang sulit harus ditetapkan...KELUARGA is No. 1 Akhirnya, saya kembali ke Surabaya...menjalani pekerjaan baru Menikmati suasana Surabaya yang lebih hommy. Menjalani pekerjaan baru dengan rekan - rekan yang menyenangkan :) Terima kasih teman - teman yang mendukung selama di Jakarta. Terima kasih teman - teman baru yang bersahabat di Surabaya. Yang pasti, dukungan keluarga sangat berarti untuk mengambil keputusan ini. Semoga atas apa yang telah saya putuskan, diperkenankan Allah...amin GANBATTEMASU

FALLING VICTIM...AGAIN...AND AGAIN...??

Tragedi di dunia pendukung sepakbola terjadi kembali Yang terakhir tragedi meninggal suporter Bonek, Purwo Adi Utomo di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari.  Kekerasan berujung pada kematian... Sungguh menyeramkan kemarahan yang luar biasa berimbas pada hilangnya nyawa Terlalu naif korbankan nyawa untuk sebuah tontonan hiburan Suporter, aparat keamanan, dan pelaku sepakbola di lapangan seharusnya menyuguhkan sajian apik Suporter menjadi pendukung yang menguatkan semangat pemain idolanya Aparat keamanan menjaga kenyamanan selama dan hingga usainya pertandingan Dan terutama pemain di lapangan memberikan keindahan permainannya Sekali lagi ini pelajaran berharga yang harus diingat dan sangat tidak perlu diulang Tidak diulang kembali TITIK S1Nyal (SALAM SATU NYALI) untuk ...Menikmati pertandingan  ...Mendukung kesebelasan idola ...Menjaga kenyamanan  hingga usainya permainan. Semangat TETAP SPORTIF

GANBATTEMASU

Dada terasa sesak mendengar orang yang kucintai sedang sakit. Anak, istri, saudara, apalagi ibu atau bapak.. Ini yang kurasakan sekarang. Inilah hidup. Ini konsekuensi yang harus kunikmati walau hatiku berkata "kamus harus pulang". Ya Allah beri kesehatan dan kekuatan kepada orang - orang yang kucintai. Aku masih banyak "hutang" yang harus "kubayar" pada orang - orang yang kucintai. Moga aku masih punya waktu "membayarnya". Beri waktu sesaat sebelum waktu kukembali. Hanya doa yang bisa terucap dari bibirku. Semakin larut aku semakin tak bisa tidur. Karena kurasa aku tidak mampu lakukan apapun. Ya Allah permohonanku memang terlalu lancang... Karena kutahu aku belum pernah tuntas menjalankan perintahMu... Namun hanya Kau tempat bermohon. Semoga Kau beri se-atom kekuatanMu untuk jalani ini..

KL TRIP

Hari terakhir menikmati kota Kuala Lumpur. Bangun jam 8.30, setelah tiba dari Langkawi jam 1.00... Sarapan pagi di restoran India dengan nasi briani + ayam kari..mantapsss :) Ternyata lama juga makan + ngobrol sampai jam 11 trus ke Bandar Tasik Monorail Dari Bandar Tasik menuju ke Masjid Jame' dengan 1,2 RM lanjut ke KLCC dengan LRT 1,4 RM Lama di KLCC dengan berpose latar belakang Menara Kembar Petronas 1001 gaya dikeluarkan untuk dapat pose yang menarik. Penataan taman yang rapi, bersih, dan indah membuat pengunjung bisa menikmati dengan senang. Akhirnya belanja di mall dan ISetan.. Setelah dari KLCC, kami menuju Central Market, mencari oleh2 khas Malaysia, banyak pernik yang mirip Indonesia : batik, pasmina selain oleh2 seperti "patung" Menara Kembar Petronas..saya lihat tidak berbeda jauh dengan oleh2 Indonesia bahkan lebih banyak Indonesia. Eh, di sana malah makan camilan di Es Teler 77 (hehehehehe) hingga jam 18 dihabiskan berkeliling di Central Market. Lanju...